Friday, 9 March 2018

Cara Membuat Visa Liburan Korea Selatan untuk Pelajar 2018

Annyeong Hashimnikka~

Sekitar satu bulan yang lalu aku baru saja pulang dari Seoul Korea Selatan yiippiiiii, tapi sebelum aku cerita tentang mengejar cinta Jimin winter trip-ku selama di sana, aku akan bahas soal drama mengurus visa yang aku alami. Aku beli tiket di pertengahan Agustus ketika AirAsia mengadakan promo kursi gratis. Saat itu juga tiket AirAsia untuk rute Solo – Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur – Incheon berhasil didapat dengan harga sekitar Rp. 1,4 juta untuk keberangkatan di musim dingin (winter). Murah kan??? Saat itu pemikiran kami, yang penting beli dulu, tiket pulang dan visa baru dipikirin belakangan. Nunggu promo lagi :P

Cara membuat visa Korea Selatan untuk yang masih berstatus Pelajar kayak aku hihi. Kami mulai menyusun strategi untuk mengajukan visa. Yang paling awal sih membuat tabungan nampak cantik dan aktif agar bisa meyakinkan pihak kedutaan. Jujur Aku sendiri masih mahasiswa, tabungannya hanya dari sisihan uang saku bulanan, harus lebih disiplin dalam pengeluaran mengingat akan menanggung sendiri biaya perjalananku selama di sana.

DOKUMEN YANG DISIAPKAN
Karena Aku baru berusia 19 tahun dan saat ini masih berstatus mahasiswa aktif, maka ini dokumen-dokumen yang disiapkannya:
  1. Form Aplikasi Visa Korea Selatan yang diisi dan ditempeli selembar foto berwarna terbaru berukuran 3,5 x 4,5 cm berlatar putih 
  2. Pasport Asli 
  3. FC pasport (halaman identitas) berhubung aku belum pernah keluar negeri sama sekali alias pasportnya masih kosong. Kalau sudah pernah ke luar negeri jangan lupa di-fotocopy juga halaman yang berisi cap-cap negara yang dikunjungi. 
  4. FC Kartu Keluarga
  5. Surat Keterangan Mahasiswa Aktif (dikeluarkan dari kampus, berbahasa Inggris dan asli)
  6. FC Kartu Mahasiswa
  7. FC KTP pribadi dan Ortu
  8. FC Akta Lahir
  9. Rekening koran 3 bulan terakhir (milik pribadi dan orang tua) dan surat referensi bank
  10. Surat Ijin sekaligus surat sponsor dari ayahnya yang ditanda tangani di atas materai Rp. 6000
  11. Surat keterangan kerja orang tua
  12. NPWP dan SPT21 orang tua
Dokumen tambahan agar lebih meyakinkan hihihi:
  1. FC surat nikah ortu
  2. Print KRS
  3. Surat keterangan kerja dan slip gaji ortu 3 bulan terakhir
  4. Tiket PP
  5. Print booking hotel (booking dulu aja, tidak perlu beli dulu)
  6. Itinerary (kira-kira aja, tapi aku buat lebih detail biar lebih meyakinkan aja 😃😃)
Banyak juga yaaa, makanya butuh kira-kira waktu 2 minggu untuk nyiapin semuanya. Banyak juga drama dalam menyiapkan dokumen visa korea, seperti SPT21. Orang tuaku enggak ada spt ataupun npwp. Mereka warga Negara yang baik kok tapi emang bukan wajib pajak. Karena tidak ada, akhirnya aku buat surat pernyataan tidak punya SPT dan kasih alasan di dalamnya. SPT adalah masalah paling common saat pengajuan visa Korea untuk itu tolong disiapin ya

Berapa sih biaya untuk pembuatan Visa Korea Selatan? Di bawah ini aku kasih tau jenis visanya beserta harganya. 
  • Single Visa (Kunjungan di bawah 90 hari) Rp544.000
  • Single Visa (Kunjungan di atas 90 hari) Rp816.000
  • Double Visa (2 kali masuk dan berlaku untuk 6 bulan) Rp952.000
  • Multiple Visa (Berlaku untuk 5 tahun) Rp1.224.000
Apabila kalian ingin mengurus visa, kalian bisa langsung datang ke Kantor Kedubes Korea di: Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia Alamat:
Jl. Jendral Gatot Subroto Kav. 57, Jakarta 12950
Telp: (021) 29672555 
*Biaya visa tidak dapat dikembalikan apabila dibatalkan proses pengajuannya atau visa ditolak oleh pihak Kedubes Korea

Karena aku di luar kota (Jogja) dan karena nggak punya waktu buat bolak-balik kedubes. Jadi aku prefer pakai travel agent yang sudah terbiasa mengurus visa orang. Menurutku lebih murah dari pada harus bolak balik Jogja-Jakarta. Save money and save energy. Tapi gk enaknya lewat travel agent itu mereka ngasih patokan minimum tabunganmu TT. Lama pembuatan visa Korea sekitar 5 hari kerja. Deg-degan juga sih nunggu kabar visaku soalnya waktu itu banyak tanggal merah jadinya prosesnya lebih lama. setelah hari ke 10 sejak aku kirim dokumenku akhirnya dapet kabar Visa Korea -ku approved !! Alhamdulillah 
Buat kalian yang ingin ataupun berencana pergi ke Korea, mengejar cinta Ajusshi, Oppa ataupun Ajusshi rasa Oppa, semoga tulisan ini bisa mencerahkan ya kalian 😉

Ada hal yang perlu ditanyakan?? Feel free to ask me in the comment down below or via instagram @li.fia

Wednesday, 27 December 2017

Lifia Septia Rahma and Her Dream to go to Seoul

Just like the title, Lifia Septia Rahma and Her Dream to go to Seoul. It's all about me and my eagerness. I`m planning to travel abroad and Seoul is on the top of my list. I hope I would be able to fulfill my ultimate dream traveling abroad and the first stop is SEOUL, SOUTH KOREA.
This January 2018 I`m coming to Seoul for the first time. I will surely go to Seoul with my friend. Wishing to see and witness the beauty of the place. With the BTS doing the promotional thing for Seoul. The promotional song that BTS sang made my eagerness to visit Seoul doubled. Those who actually live there are embraced by the warmth of this song. But I'm almost crying. It's so beautiful. Imagine this playing as your plane lands in the Incheon International Airport. Oh life!
My eagerness to go to Seoul is even more intense. One day, I may be able to take a photo outside their building. Just take a picture. That would be awesome. Well seeing them in a distance unexpectedly would be added bonus. I have an impression that Seoul is a really beautiful and unique city, somewhere I can find the past, the present, and the future all together. I really appreciate Korean culture and I really want to wear Hanbok. So beautiful.
Thank you. Seoul! Just wait for me to visit you.

Thursday, 9 June 2016

Tuhan, Genapkanlah Kebahagiaanku! - Resensi nover hairless - review

Resensi Novel Hairless
Tuhan, Genapkanlah Kebahagiaanku!

Judul buku                  : Hairless
Pengarang                   : Ranti Astria Hannah
Penerbit                       : GagasMedia
Kota tempat terbit       : Jakarta Selatan
Tahun terbit                 : 2011
Tebal                           : 298 halaman
Harga                          : Rp 39.000,00

Bagaimana rasanya ketika di usia belum genap 25 tahun sudah menjadi dokter, istri dan sedang mengandung anak pertama, lalu divonis memiliki kanker? Sang penulis,  Ranti Astria Hannah, ada survivor kanker payudara. Buku ini merupakan memoar atau kisah nyata dari pengalaman penulis menghadapi kanker payudara.
Berawal di usia kehamilannya yang baru 7 bulan, ia dan suaminya, Pandu,  menemukan sebuah benjolan di bagian payudara kanannya. Ranti sempat tidak percaya bahwa itu adalah pertanda kanker. Ia berusaha untuk tetap berpikiran positif dan menganggap itu hanya muncul karena pengaruh hormon estrogen.
Kekhawatiran Ranti akhirnya terjadi juga. Setelah pemeriksaan demi pemeriksaan dilakukan Ranti, sampai ketika ia pergi ke Singapura, barulah diketahui bahwa benjolan itu positif kanker. Semenjak itu perjuangan Ranti dimulai. Masa-masa menanti kelahiran anak pertamanya ikut terbebani perasaan campur aduk akan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi pada pasien kanker. Segala impian untuk memberikan ASI eksklusif untuk anaknya dan segala bayangan kebahagiaan akan hadirnya buah hati mulai tercemari ketakutan-ketakutan Ranti akan kanker.
Setelah melahirkan, Ranti melakukan pengobatan di National University Hospital, Singapura. Ditemani Mama, Papa atau Suaminya tercinta, Pandu, Ranti bolak-balik Indonesia-Singapura-Indonesia berjuang melawan kanker ganas yang dimilikinya. Ia harus menerima vonis mastectomy, menjalani radiotherapy, dan menempuh kemoterapi yang mengakibatkan rontoknya rambut, muntah-muntah, menopause sementara. Belum lagi kemungkinan bahwa kankernya bisa diturunkan melalui gen, berarti ada kemungkinan orang-orang terdekatnya juga bisa memiliki kanker yang sama.
"Memang pasti berat menghadapi penyakit kanker ini, tapi bila mereka bisa menghadapi cobaan, saya yakin mampu juga melewatinya." (hlm. 134). Dengan ketegaran dan dukungan orang-orang terdekatnya, Ranti bertekad akan memenangkan perjuangan ini. Kelak suatu hari ia akan dikenal sebagai seorang survivor, bukan korban dari Kanker. Di buku ini juga diceritakan  bagaimana Ranti bersikap sebagai anak  muda yang masih butuh teman buat ngasih perhatian, becandaan, ketawa atau nangis. Juga sebagai teman yang saling bersikap dewasa, merencanakan masa depan, dan menghadapi kenyataan.
Hairless merupakan sebuah buku nonfiksi yang ditulis oleh Ranti Hannah sendiri. Bahasanya tidak kaku, ceritanya inspiratif dan sangat menyentuh. Namun, ada beberapa istilah kedokteran yang sulit dimengerti. Banyaknya kata-kata bahasa Inggris kadang sedikit mengganggu. Kekuatan dari buku ini adalah pesan yang ingin ditinggalkan oleh penulis. Bukan cerita haru yang membuat pembacanya menangis dan merasa iba kepada Ranti, melainkan agar kita bisa melihat bahwa seorang survivor kanker mampu untuk menghadapi kehidupan ini. Selain itu dibuku ini juga ada informasi penting yang bisa ketahui mengenai penyakit tersebut dan membuka wawasan bagi kita para wanita.

Buku ini sangat layak dibaca bagi para wanita, baik remaja maupun yang dewasa karena di dalam buku ini informasi tentang kanker payudara yang sangat bermanfaat bagi semua wanita. Dan untuk para lelaki juga dapat membaca buku ini, dengan membaca buku ini, saya harap akan banyak Pandu-Pandu lainnya yang bisa tetap kuat dan tegar serta mencintai istrinya apa adanya.

Saturday, 19 March 2016

Sinopsis JUARA THE MOVIE - Trailer Review

SINOPSIS
Bercerita tentang perjalanan “from zero to hero” seorang remaja bernama BISMA (diperankan oleh Bisma Karisma) yang memiliki bakat ilmu beladiri dalam darahnya. Hanya saja bakat luar biasanya tidak pernah ia sadari karena ibunya – SARAH (Cut Mini Teo), selalu berusaha menjauhkan buah hatinya dari apa pun yang berhubungan dengan beladiri.
Suatu hari Bisma jatuh hati pada BELLA (Anjani Dina)– gadis tercantik di kampusnya yang menjadi incaran seorang mafia kecil bernama ATTAR (Ciccio Manassero).
Tekanan dan pem-bully-an yang dilakukan ATTAR seakan membuat Bisma semakin tak berdaya walau ia sudah berusaha untuk tetap tegar bertahan, sampai seorang laki-laki dari masa lalu SARAH dan BISMA datang.
Di film JUARA kita akan disuguhkan penampilan "sisi lain" yang sangat berbeda dari BIsma Karisma, ia dihadapkan dengan berbagai konflik keluarga, romansa percintaan remaja, hingga
bertarung melawan Cecep Arif Rahman - aktor laga Indonesia yang sudah mendunia.
Aku rekomendasiin untuk nonton film ini. Di dalam film ini tidak hanya menampilkan sisi romantisnya, di film ini kita disuguhkan dengan action, comedy, dan drama yang dikemas dengan apik.

Film ini rilis tanggal 14 April 2016 di seluruh bioskop Indonesia
Silahkan lihat trailer Juara The Moviedi bawah ini




PEMAIN FILM (AKTOR & AKTRIS)
Bisma Karisma
Ciccio Manassero
Anjani Dina
Tora Sudiro
Cut Mini Theo
Arthur Stefano Anapaku
Cecep Arif Rahman
Mo Sidik
Ronny P. Tjandra

Genre Film
Action
Comedy
Drama

kata kunci
Juara The Movie Trailer
tanggal rilis film Juara The Movie
Review film Juara The Movie
Sinopsis film Juara The Movie
Film Bisma SMASH

Thursday, 17 March 2016

Review Film The Divergent Series: Allegiant Trailer, Sinopsis


Banyak orang mengatakan bahwa sekuel dari film populer itu selalu lebih buruk dari aslinya. Ada beberapa pengecualian, tetapi secara umum orang tampaknya telah menemukan hal itu dari berbagai  kasus. Namun, bagaimana jika film didasarkan pada buku, seperti trilogi Divergent? Bagiku,  buku Allegiant ini menjadi favoritku dari ketiga bukuitu. Jadi, dengan itu aku berharap lebih untuk film Allegiant. Simak Review berikut 
Seperti yang kita ketahui, di akhir film Insurgent, semua faksi bersatu dan kota Chicago dikuasai oleh Evelyn. Evelyn melakukan segala upaya untuk menjaga kota yang terputus dari dunia luar. Tetapi, ada sekelompok orang "Allegiant" yang ingin mengetahui apa yang ada dibalik dinding pembatas. 
Para Allegiant memutuskan untuk pergi. namun banyak hambatan dari penjaga bersenjata Evelyn. Para Allegiant berlari memanjat pagar dinding dan dilindungi oleh aliran listrik, hanya lima karakter berhasil menyeberangi penghalang di sini: Tris (Shailene Woodley); kakaknya, Caleb (Ansel Elgort); kekasihnya, Four (Theo James); sekutu Dauntless Christina (Zoe Kravitz); dan Peter (Miles Teller). Tris dan timnya dijemput oleh tentara bersenjata, kemudian dibawa ke sebuah biro kesejahteraan genetik.
Dari dalam pagar pembatas  seluruh pemandangan menggugah dari kapal barang yang ditinggalkan di lapangan rumput hijau. Namun, di luar pagar pembatas Tris menemukan apa yang tampak seperti gurun Mars, di mana hujan air merah beracun dan harapan hidup hanya dua atau tiga dekade. Sebuah medan gaya futuristik menciptakan semacam kedua dinding, yang satu ini mengisolasi korban dari sesuatu perang.  
Pada film Allegiant ini kita bisa menemukan mengapa kota telah dibentuk cara itu: Pada beberapa titik tak tentu di masa depan Amerika, pemerintah mulai bermain-main dengan DNA manusia, berusaha untuk menghilangkan ciri-ciri yang tidak diinginkan dari warganya. Sesuai dalam novel Allegiant, Biro memagari Chicago, mengisinya dengan genetik "rusak" warga dan dikenakan sistem faksi untuk memastikan perdamaian, efektif berharap bahwa genom manusia akan sembuh sendiri. Usaha menjadi bumerang, dan baru populasi rekayasa genetika bangkit memberontak, memaksa Biro untuk mengambil kebijakan untuk men-setting ulang kota Chicago
Selain genre fiksi ilmiah, film allegiant terdapat juga suasana romance antara Four dan Tris yang semakin lebih kuat. Jika kalian telah melihat trailer Allegiant, tentu kalian bisa merasakan suasana romantis di film ini.
Untuk yang belum pernah menonton film trilogy divergent sebulumnya, jangan langsung menonton film Allegiant, kecuali jika kalian telah membaca novel sebelumnya.
Untuk yang bertanya bagaimanakah ending film allegiant ini, apakah seperti novel atau berbeda? aku tak akan menjawabnya. Akhir dari film ini tidak seperti yang kalian pikirkan. Sekian review film Allegiant. Mungkin dengan sedikit spoiler. Jangan lupa saksikan film The Divergent Series - Allegiant release 18 Maret 2016 serentak di Indonesia.


The Divergent Series: Allegiant Official Trailer – “Tear Down The Wall”

Kata kunci untuk artikel ini :
Allegiant 2016
Allegiant 2016 sinopsis
Allegiant 2016 indonesia
Allegiant 2016 cast
Allegiant 2016 film
Allegiant 2016 movie
Allegiant movie 2016
Allegiant 2016 review
Allegiant 2016 trailer
Allegiant sinopsis
- sinopsis film Allegiant
- The Divergent Series Allegiant 2016
Allegiant 2016 spoiler
This entry was posted in